Mau Beli Tanah Kavling? Simak 6 Tips Ini

Posted on

Anda bermaksud membeli tanah kavling untuk tujuan investasi atau dipakai sendiri? Sebelum Anda membelinya, sebaiknya Anda kudu perhitungkan beberapa hal.

Tanah kavling merupakan beberapa bidang tanah didalam satu kawasan yang sengaja dikerjakan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah. Berasal berasal dari sertifikat induk hasil penggabungan maupun satu sertifikat induk biasa.

Sebenarnya tak ada perbedaan membeli tanah kavling didalam satu kawasan bersama dengan membeli tanah kavling biasa bidang per-bidang punya penduduk terhadap umumnya. Persyaratan dan ketetapan jual belinya sama.

Asal melibatkan subyek hukum (penjual dan pembali) yang sah, objek tanahnya pun sah untuk diperjualbelikan, dan pakai mekanisme jual membeli yang cocok bersama dengan ketetapan perundangan, maka transaksi jual membeli tanah berikut diakui sah.

Berikut yang kudu diperhatikan sebelum akan anda membeli tanah kavling:

Cek Sertifikat Tanah

Apakah sertifikat tanah tetap berwujud Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM). Jika tetap berwujud Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan terhadap pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung cost peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Periksa batas tanah kavling

Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjaja ternyata tidak serupa bersama dengan yang tertera di sertifikat. Sebagai pembeli, kami kudu melihat langsung gambar batas tanah yang ada di sertifikat. Akan menjadi masalah jikalau ternyata batas tanah yang tertera di sertifikat tidak serupa bersama dengan yang dijelaskan penjual.

Lihat Juga : Kavling Syariah

Cari mengetahui asal usul tanah

Jangan membeli tanah kavling bekas kuburan, bekas area sampah, tempat tinggal ibadah gara-gara secara fengsui tak baik, namun yang baik adalah bekas kebun, sawah. Kalau area berikut sudah diratakan Anda bisa mencari Info di Kelurahan atau Kecamatan

Akses jalan

Periksalah akses jalan, gara-gara akses jalur selamanya menjadi kebutuhan di manapun tanah kavling akan dibeli. Pilih akses jalur yang bisa melintas dua mobil kiri kanan.

Perkembangan lingkungan

Anda kudu pandai melihat perkembangan lingkungan kurang lebih terutama kiri kanan yang akan menjadi tetangga nantinya. Ada kavling cepat laku namun tidak dibangun oleh pemiliknya. Jangan sampai Anda membangun tempat tinggal namun kiri kanan kosong didalam waktu lama, apalagi jaraknya amat jauh, tempat tinggal anda keluar terpencil sendirian.

Antisipasi bahaya sekitar

Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik tengangan tingi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara dan pinggir sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan layanan umum.

Perbedaan membeli tanah kavling yaitu didalam satu kawasan penjualnya sudah merancang siteplan kawasannya secara rapi dan tertata. Membangun jalur lingkungan, sedia kan arae akan fasum dan fasos, dan mengurus perizinannya menyerupai developer perumahan. Dengan demikianlah pembeli tanah kavling dimudahkan jika suatu waktu membangun tempat tinggal di atas tanah tersebut.