Apa Saja Yang Termasuk Objek Pajak PP 23 Tahun 2018

Posted on

SKB PP 23 – Objek pajak yang dikenai PPh Final Pasal 4 ayat (2)berdasarkan PP 23 Tahun 2018 tetap serupa dengan objek pajak pada ketetapan PP 46 Tahun 2013. Demikian termasuk untuk objek pajak yang dikecualikan berasal dari pengenaan PP 23 Tahun 2018. Jika belum sadar silakan baca ulang pada pembahasan objek PP 46 Tahun 2013.

Selanjutnya kode pembayaran PPh Final berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 termasuk tetap serupa yaitu 411128-420. Paling lambat dibayarkan tanggal 15 bulan berikutnya.

Batas Waktu Wajib Pajak Boleh Memanfaatkan Tarif 0,5%

Berdasarkan ketetapan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2018 ini, diatur tentang jangka selagi pengenaan PPh Final pasal 4(2). Untuk orang teristimewa dapat gunakan tarif 0,5% selama 7 (tujuh) tahun, Wajib Pajak Badan tak sekedar PT diberikan jangka selagi 4 (empat) tahun, tetapi bagi Wajib Pajak Badan berwujud Perseroan Terbatas diberi jangka selagi 3 (tiga) tahun. Jangka selagi berikut dihitung sejak Wajib Pajak terdaftar atau sejak ketetapan PP 23/2018 berlaku. Namun jikalau kudu pajak memiliki omset melebihi batasan Rp.4,8M setahun sebelum akan jangka selagi yang diberikan berakhir, maka kewajiban PPh tahun seterusnya dihitung dengan Pasal 17 Undang-undang PPh secara umum.

Pemberian jangka selagi berikut mungkin punya kandungan maksud sehingga Wajib Pajak orang teristimewa yang baru terdaftar dapat belajar menyusun pembukuan atau setidaknya pencatatan. Sedangkan bagi Wajib Pajak Badan diberikan jangka selagi lebih singkat karena dipandang bahwa udah mestinya Badan lebih profesional didalam menyusun pembukuan.