9 fakta Jaminan Sosial Tenaga Kerja Untuk Masa Depan

Posted on

 

 

Jaminan sosial tenaga kerja sangat penting untuk menentukan kesejahteraan masa depan tenaga kerja. Melalui jaminan ini kehidupan tenaga kerja dapat lebih terjamin beserta seluruh keluarganya. Sehingga kesejahteraan masyarakat pun juga akan meningkat. Jaminan sosial tenaga kerja sebaiknya diketahui secara detail oleh seluruh tenaga kerja agar tidak terjadi salah informasi atau penyelewengan hak tenaga kerja. Jaminan sosial tenaga merupakan pegangan bagi tenaga kerja selama ia bekerja di perusahaan tersebut. Fakta-fakta menarik dari jaminan sosial tenaga kerja yang harus Anda ketahui adalah:

  1. Semua perusahaan wajib mendaftarkan pegawainya

Semua perusahaan wajib untuk mendaftarkan tenaga kerja yang bekerja di perusahaannya ke BPJS Ketenagakerjaan. Jika Anda tidak diberitahu apapun tentang jaminan sosial tenaga kerja maka segera tanyakan. Kalau ternyata perusahaan Anda tidak mendaftarkan tenaga kerjanya, Anda bisa melaporkannya ke kantor BPJS setempat. Sudah menjadi kewajiban dan telah diatur dalam undang-undang bagi semua perusahaan untuk mendaftarkan jaminan ketenagakerjaan. Perusahaan yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya tidak bisa dibiarkan karena kesejahteraan tenaga kerjanya juga bisa terganggu. Jaminan sosial tenaga kerja sangat penting untuk masa depan tenaga kerja.

  1. Membayar iuran yang sudah langsung dipotong gaji

Jaminan sosial tenaga kerja sebenarnya sama dengan asuransi jiwa, sehingga setiap tenaga kerja yang terdaftar harus membayar iurannya setiap bulan. Namun, tenang saja karena jumlah iurannya tidaklah besar dan tidak terlalu terlihat. Meski membayar iuran dalam jumlah yang sedikit tapi jaminan yang bisa Anda dapatkan cukup besar. Bahkan iuran yang dibayarkan tidak sampai 3% dari gaji tenaga kerja tersebut. Lalu bagaimana cara membayarnya? Perusahaan yang benar memang wajib untuk mendaftarkan tenaga kerjanya ke jaminan sosial tenaga kerja. Perusahaan tersebut jugalah yang akan melakukan proses pembayarannya, sehingga Anda tidak perlu repot atau bingung cara mendaftar dan membayarnya. Gaji yang Anda terima secara otomatis sudah dikurangi dengan iuran untuk jaminan sosial tenaga kerja. Melalui cara pemotongan langsung tersebut juga Anda tidak merasa terlalu terbebani dengan iuran karena harus terus membayar setiap bulan dari gaji.

  1. Memberikan berbagai jaminan

Ada berbagai macam jaminan yang berhak dimiliki oleh tenaga kerja. Jaminan sosial tenaga kerja atau Jamsostek memiliki berbagai jenis jaminan lagi di dalamnya. Jaminan ini seperti jaminan hari tua, jaminan kematian, jaminan kecelakaan, dan jaminan kesehatan. Semuanya itu berhak Anda dapatkan sebagai tenaga kerja. Kemudian Anda juga bisa mencairkan dana jaminan yang selama ini telah tersimpan ketika Anda keluar atau berhenti dari perusahaan. Maka sebaiknya perhatikanlah juga hak-hak yang bisa Anda dapatkan karena sering kali ada perusahaan yang tidak mau membantu tenaga kerjanya dalam memberikan informasi mengenai jaminan yang dimilikinya.

  1. Ikut memberi beasiswa untuk anak

Selain memberikan jaminan untuk tenaga kerja tersebut, jaminan sosial juga memberikan bantuan untuk anak tenaga kerja. Bagi tenaga kerja yang kurang mampu, tersedia beasiswa untuk sekolah sang anak. Jaminan ini adalah keuntungan yang sangat besar karena Anda bisa menyekolahkan anak Anda secara gratis dengan bantuan jaminan sosial tenaga kerja. Namun, tentu ada aturan yang berlaku misalnya surat tidak mampu dari pemerintah setempat. Proses pengurusannya cukup mudah dan bisa dilakukan di kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Program ini dilakukan untuk menyejahterakan kehidupan tenaga kerja sehingga masa depannya beserta anak-anaknya lebih terjamin. Tetapi beasiswa ini hanya bisa diberikan untuk anak tenaga kerja bukan untuk saudara lainnya. Jadi kalau tenaga kerja tersebut belum memiliki naka maka belum bisa digunakan.

  1. Bisa digunakan untuk warga negara asing

Selain warga negara Indonesia, ternyata warga negara asing atau WNA juga ikut memperoleh jaminan sosial tenaga kerja. Tata caranya hampir sama karena perusahaanlah yang akan mendaftarkannya. Namun, WNA baru bisa terdaftar dalam jaminan sosial tenaga kerja apabila ia sudah bekerja minimal 6 bulan di Indonesia. Hak-hak yang didapatkannya juga kurang lebih sama dengan tenaga kerja lain. Pemerintah sengaja meberikan jaminan juga kepada WNA di Indonesia karena semakin banyaknya warga negara luar negeri yang bekerja di Indonesia dan pemerintah juga wajib melindungi mereka sebagai tenaga kerja. Maka tidak ada perlakuan diskriminatif terhadap tenaga kerja baik dari dalam negeri ataupun dari luar negeri.

  1. Hanya dapat dicairkan setelah 5 tahun

Kalau Anda keluar dari tempat kerja baik karena pensiun atau masalah lain, Anda bisa mencairkan uang yang telah tersimpan di akun Anda. Uang ini jumlahnya dapat berbeda tergantung pendapatan dan pembayaran iurannya. Namun, sayangnya uang baru bisa diambil setelah 5 tahun pendaftaran. Jadi jika Anda baru bekerja 3 tahun tapi kemudian keluar dari perusahaan, maka Anda harus menunggu 2 tahun lagi untuk mengambilnya. Lamanya waktu menunggu ini justru membuat beberapa orang kemudian melupakannya dan tidak mengambil uang yang telah menjadi haknya karena merasa uang tersebut tidak seberapa. Tetapi itu tetap menjadi hak milik Anda, jadi sebaiknya diambil.

  1. Anda bisa menggunakannya untuk uang muka membeli rumah baru

Uniknya dari jaminan sosial tenaga kerja adalah Anda bisa mengajukan pinjaman untuk membeli rumah baru. Tapi uang yang diberikan hanya untuk menutupi uang muka saja dan Anda harus membelinya secara kredit. Anda tidak boleh memiliki rumah sebelumnya, karena jika Anda sudah pernah punya rumah tapi ingin membeli rumah baru, Anda tidak bisa menggunakan dana jaminan sosial tenaga kerja. Keuntungan ini bisa Anda dapatkan kalau Anda selama ini hanya menumpang di rumah keluarga atau kerabat. Ini berguna agar seluruh tenaga kerja dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

  1. Bisa mengecek dana yang tersimpan secara online dengan mendaftar BPJS

Anda juga bisa mengecek berapa banyak dana yang telah tersimpan di akun Anda melalui online. Anda dapat masuk ke dalam laman resminya kemudian login. Maka disitu penting peranan perusahaan dalam memberitahukan informasi mengenai jaminan sosial tenaga kerja yang dimiliki oleh Anda. Selain itu Anda juga dapat mengecek apakah perusahaan Anda sudah membayarkan iurannya juga atau belum.

  1. Ikut menjaga keluarga ketika tenaga kerja tersebut meninggal

Selain memberi jaminan selama Anda bekerja atau ketika Anda pensiun, jaminan sosial tenaga kerja juga memberikan jaminan untuk tenaga kerja yang meninggal. Meninggal yang dimaksud bukan karena kecelakaan kerja, karena jaminan untuk kecelakaan telah diatur sendiri. Mulai dari biaya pemakaman hingga santunan berskala akan diberikan. Uang santunan akan diberikan secara bertahap setiap bulan dan tidak langsung diberikan sepenuhnya agar kesejahteraan keluarga yang ditinggal tetap terjaga untuk waktu yang lama. Selain itu, keluarga juga bisa mengambil dana yang telah tersimpan oleh iuran dari tenaga kerja tersebut. Maka dari itu Anda tidak perlu khawatir jika terjadi hal tidak diinginkan hingga menyebabkan kematian.